Pilih Gabung Gojek atau Grab? Ini 5 Perbandingan Yang Harus Kamu Tahu | Grabjek.com

Pilih Gabung Gojek atau Grab? - Gojek dan Grab kini menjadi transportasi online yang paling banyak diperbincangkan oleh orang-orang. Bahkan, kedua jenis transportasi online tersebut tidak hanya dilirik para pengangguran saja, orang-orang yang telah bekerja dengan layak juga banyak yang tertarik. Namun, mungkin masih banyak orang yang bingung dalam memilih salah satu diantara dua perusahaan transportasi online tersebut. Hingga muncul pertanyaan, Gojek vs Grab bagus mana? Ada banyak pertimbangan yang bisa perlu dilakukan hingga berhasil memutuskan mana yang paling bagus. Untuk itu, setiap mitra yang hendak bergabung perlu melakukan riset mendalam mengenai kedua jasa transportasi tersebut.

 

Pertimbangan untuk Memilih Gojek atau Grab

Sebelum benar-benar memutuskan untuk bergabung dengan Gojek atau Grab, ada baiknya untuk mempertimbangkan beberapa hal. Pertimbangan seperti penghasilan, bonus, syarat menjadi mitra, dan kelengkapan layanan adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Untuk lebih jelasnya, simak saja beberapa ulasan berikut ini.

  1. Syarat Menjadi Mitra Gojek vs Grab

Pertimbangan pertama yang dapat digunakan untuk memilih Gojek atau Grab adalah persyaratan untuk menjadi mitra. Antara kedua transportasi online tersebut, berlaku syarat pendaftaran yang berbeda. Secara umum, jika diperhatikan, syarat yang diberikan oleh Gojek sedikit lebih mudah dibandingkan Grab.

Pada Gojek, setiap mitra yang hendak bergabung hanya perlu mengumpulkan fotokopi beberapa dokumen. Dokumen tersebut diantaranya KTP, SIM, STNK, dan data nomor ponsel. Jika sudah mengumpulkan dokumen tersebut, para calon mitra Gojek bisa langsung melakukan pendaftaran secara online.

Baca:  3 Perbandingan Lebih Murah Grab atau Gojek Yang Harus Kamu Tahu

Sedikit berbeda dengan Gojek, Grab memberlakukan syarat lolos tes mengemudi terlebih dahulu. Selain melengkapi syarat berupa fotokopi beberapa dokumen umum, Grab juga mewajibkan calon mitra melakukan tes berkendara dalam tiga kali kesempatan. Jika dalam tiga kali kesempatan tidak lolos, maka masih belum boleh bergabung dan harus tes lagi.

  1. Kelengkapan Layanan yang Diberikan

Pertimbangan kedua yang bisa dilakukan adalah dengan melihat layanan dari masing-masing perusahaan. Gojek dan Grab telah menyediakan aplikasi yang di dalamnya dibekali dengan berbagai macam layanan. Meskipun persaingan antara keduanya sangat ketat, ada ciri tersendiri dari layanan yang diberikan oleh masing-masing perusahaan. Simak ulasan berikut.

  • Layanan Gojek

Secara umum, Gojek memberikan penawaran yang lebih banyak dibandingkan dengan Grab. Setidaknya, terdapat 15 layanan yang ditawarkan oleh perusahaan lokal ini. Banyaknya jumlah layanan tersebut secara tidak langsung juga memberikan banyak peluang kepada para mitra untuk mendapatkan penghasilan lebih.

Kelimabelas layanan yang ditawarkan oleh Gojek tersebut diantaranya adalah Go-Ride, Go-Car, Go-Food, Go-Mart, Go-Shop, Go-Send, Go-Pulsa, Go-Box, Go-Massage, Go-Clean, Go-Glam, Go-Tix, Go-Auto, Go-Med, dan Go-Busway. Banyangkan saja betapa lengkapnya layanan yang diberikan oleh Gojek.

  • Layanan Grab

Layanan yang dimiliki oleh Grab memang tidak sebanyak yang dimiliki oleh Gojek. Grab hanya menyediakan empat layanan utama pada fitur aplikasinya. Ketiga layanan tersebut adalah Grab-Bike, Grab-Car, Grab-Food, dan Grab-Express. Selain itu, layanan yang disediakan juga hanya bisa dinikmati di beberapa wilayah saja.

Hal inilah yang membuat beberapa orang beranggapan apabila Grab gabung Gojek. Banyak yang menganggap apabila layanan dari Grab terlalu sedikit, padahal tingkat kemaksimalan layanan yang diberikan oleh Grab sangat memuaskan. Grab memiliki promo yang lebih banyak dibanding Gojek sehingga penggunanya lebih tertarik.

  1. Tarif Layanan Gojek vs Grab

Aspek pertimbangan yang sangat penting untuk diperhatikan ketika hendak bergabung menjadi mitra dari kedua layanan ini adalah tarif layanan yang diberikan. Dengan melihat tarif layanan, setiap mitra bisa memperhitungkan besaran pendapatan yang mungkin diperoleh dari masing-masing perusahaan tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

  • Tarif Gojek
Baca:  Daftar Kode Bank Indonesia Terlengkap

Dalam menghitung tarif layanan setiap jasa, Gojek mengandalkan sistem bagi hasil. Persentase perbandingan yang digunakan adalah 80;20%. Pembagiannya adalah 80% hak milik pengemudi dan 20% hak milik perusahaan. Dengan begitu pengemudi mendapatkan penghasilan yang cukup besar.

  • Tarif Grab

Hampir sama dengan Gojek, Grab juga mengandalkan sistem bagi hasil. Perbedaannya terletak pada persentase perbandingan yang digunakan. Pada Grab, berlaku perbandingan 90:20%, yang mana 90% untuk pengemudi dan 20% untuk pihak Grab. Bisa disimpulkan apabila persentase penghasilan yang ditawarkan lebih tinggi milik Grab.

  1. Perhitungan Bonus Gojek vs Grab

Dalam penghitungan bonus, Gojek dan Grab memiliki cara yang berbeda. Bonus inilah yan kerap kali menjadi pertimbangan paling utama karena terkadang lebih banyak insentif dari bonus dibandingkan pendapatan wajib. Untuk mengetahui lebih lengkap, simak saja penjelasan berikut.

  • Perhitungan Bonus Gojek

Gojek menggunakan sistem poin untuk menentukan seberapa banyak bonus yang akan diberikan kepada driver. Poin akan didapatkan apabila pengemudi telah menyelesaikan satu orderan. Dengan begitu bisa disimpulkan jika semakin banyak orderan yang diambil, semakin banyak pula bonus yang diperoleh.

  • Perhitungan Bonus Grab

Grab tidak hanya menggunakan jumlah penyelesaian pekerjaan dalam menghitung bonus. Setiap pengemudi juga bisa mendapatkan bonus apabila memiliki rating 4,3, tingkat pembatalan <10%, dan nilai penerimaan mencapai >60%. Selain itu ada juga insentif berlian Grab-Bike 2019 yang menghitung bonus dari banyaknya jumlah berlian yang dimiliki oleh setiap pengemudi.

  1. Jumlah Pengguna Gojek vs Grab

Jumlah pengguna Gojek vs Grab juga bisa dijadikan sebagai pertimbangan penting dalam mengambil keputusan. Menurut data pengunduhan aplikasi yang terekam di Google, jumlah pengunduh aplikasi Grab lebih banyak dibandingkan Gojek. Perbedaannya hanya 2 juta, yakni 142 juta pengguna untuk Gojek dan 144 juta pengguna untuk Grab. Melalui jumlah pengunduh aplikasi tersebut, bisa disimpulkan apabila peminat Grab lebih banyak dari Gojek. Namun, penilaian setiap individu tentunya berbeda-beda.

Baca:  APK Penyedot Order Gojek 2020 Cara Setting Android dengan Tepat

 

Persaingan antara Gojek dan Grab memang sangatlah ketat. Hal ini karena masing-masing perusahaan memiliki daya tarik tersendiri. Mungkin beberapa orang ada yang pernah mendengar rumor jika Grab dibeli Gojek. Namun, perlu diketahui apabila dua perusahaan tersebut tidak saling berhubungan dan berdiri sendiri

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *