Apakah Gojek Termasuk E-Commerce? | 7 Hal Ini Kalian Harus Tahu

Apakah Gojek Termasuk E-Commerce - Perkembangan Gojek yang sangat pesat menjadikannya masuk ke dalam kelompok e-commerce, yakni Business to Customer. Konsep e commerce tersebut memberikan sebuah penawaran terpadu yang memungkinkan setiap penumpang Gojek untuk menikmati berbagai fitur yang ada di dalam aplikasi. Tujuan perusahaan Gojek yang memberikan keuntungan kepada setiap penumpang membuatnya menjadi salah satu e-commerce unggulan. Hal tersebut semakin dikuatkan dengan tampilan website ataupun aplikasi yang tampak menarik.

Informasi Tentang Gojek yang Termasuk E- Commerce

  1. Sejarah Gojek

Pendiri resmi Gojek adalah Nadiem Makarim yang merupakan lulusan Harvard Business School. Ide atau inspirasi yang mendukung berdirinya layanan transportasi online satu ini adalah pengamatan Nadiem ketika menggunakan ojek di Jakarta. Menurutnya, kebanyakan driver ojek  hanya menghabiskan waktu untuk menunggu penumpang dengan cara mangkal atau berdiam di tempat.

Selain Gojek ada juga transportasi online yang bernama Grab. Sejarah Grab dan Gojek sebenarnya hampir sama saja, bedanya Gojek merupakan karya anak bangsa, sedangkan Grab berasal dari luar negeri. Hingga akhirnya tanggal 13 Oktober 2010, Gojek berhasil diresmikan dengan jumlah pengemudi awal sekitar 20 orang saja. sistem yang digunakan juga sudah lebih berkembang.

  1. Apa itu Gojek?

Di era yang serba mudah ini, keberadaan transportasi online seperti Gojek adalah hal yang sangat dibutuhkan. Pengertian Gojek online adalah tampil dengan konsep bisnis untuk customer yang menawarkan berbagai keuntungan serta kemudahan secara online.Keuntungan yang diberikan oleh Gojek tidak hanya diperuntukkan mitra yang bergabung, tetapi juga pada calon penumpang atau pengguna layanan di aplikasi ini.

Baca:  Info tentang Cara Melaporkan Order Fiktif (Opik) dengan Beberapa Alternatif Pelaporan

Saat ini, pengguna alat transportasi online Gojek sudah mencapai lebih dari 22 juta orang setiap bulannya. Jumlah tersebut diperoleh dari berbagai artikel tentang Gojek yang telah di keluarkan oleh berbagai portal dalam negeri yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Seiring dengan perkembangan Gojek yang selalu berusaha untuk meningkatkan layanan yang dimiliki, tidak heran jika banyak pelanggan yang merasa puas menggunakan layanannya

  1. Kontribusi Gojek Sebagai E-commerce

Menurut berbagai artikel tentang Gojek, layanan transportasi online ini telah banyak memberikan dampak atau kontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Data yang diberikan oleh Lembaga Demografi FEB UI menyatakan bahwa setiap tahunnya, Gojek memberikan kontribusi sebesar Rp 8,2 T. Jumlah tersebut tentunya memberikan sumbangan yang cukup besar demi meningkatkan pembangunan ekonomi di Indonesia.

Bahkan, bagi para mitra yang bergabung dengan layanan transportasi satu ini telah mendapatkan penghasilan dengan rata-rata 3-2 juta setiap bulannya. Tentunya hal ini memberikan dampak yang sangat bagus untuk mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Terlebih saat ini syarat untuk mendaftar sebagai mitra Gojek menjadi lebih dipermudah.

  1. Kontroversi Gojek

Keberadaan transportasi online pada awalnya menuai banyak kontroversi atau penolakan dari berbagai pihak. Hal ini menjadikan Gojek memiliki beberapa masalah berkaitan dengan hukum pada awal masa berdirinya, Menurut Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), kendaraan roda dua tidak termasuk dalam layanan transportasi umum karena tidak dapat menampung banyak masa.

Larangan yang kemudian dikeluarkan pada Surat Pemberitahuan Nomor UM.30.12/1/21/Phb/2015 mendapatkan banyak protes dari para pengguna alat transportasi online. Pada akhirnya, karena ada belasan ribu masa yang melakukan protes dan penandatanganan petisi daring, akhirnya Presiden Jokowi memutuskan untuk membatalkan surat keputusan tentang pelarangan operasi alat transportasi online.

  1. Konsep Gojek Sebagai E-commerce

Sebagai contoh e-commerce, Gojek hadir dengan pengembangan jenis Business to Customer. Konsep tersebut dilakukan dengan ciri personal online booking yang memang menggunakan sistem pemesanan. Layanan yang telah dikemas dalam aplikasi ini hadir dengan beberapa fitur unggulan yang dapat meningkatkan minat dari para pengguna aplikasi lainnya. Tidak dapat dipungkiri apabila dari segi tampilannya saja, Gojek sudah cukup menarik.

Baca:  6 Cara Yang Harus Kamu Tahu Bikin Aplikasi Grab Biar Gacor [100% Working]

Salah satu fitur yang semakin membuat Gojek unggul sebagai bagian dari ecommerc adalah Credit Gojek. Fitur ini menjadikan setiap pengguna lebih praktis lagi dalam melakukan transaksi. Selain itu, kelebihan lainnya dari fitur ini adalah bisa memberikan penilaian dan saran yang ditujukan kepada driver. Bagi seorang driver, penilaian yang diberikan oleh para customer akan sangat berharga dan berpengaruh terhadap kelangsungan karir kedepannya

  1. Fasilitas Gojek Sebagai E-commerce

Gojek memiliki kurang lebih 15 fasilitas atau layanan yang dapat dinikmati oleh para penggunanya. Fasilitas atau layanan tersebut diantaranya adalah Go-Ride, Go-Car, Go-Food, Go-Send, Go-Mart, Go-Box, Go-Massage, Go-Clean, Go-Glam, Go-Tix, Go-Busway, Go-Pay, Go-Med, Go-Auto, dan Go-Pulsa. Pada setiap layanan memiliki kecepatan akses yang sangat tinggi.

Hal yang menarik adalah fasilitas yang diberikan oleh Gojek tidak hanya sebatas tentang penggunaan transportasi secara online, tetapi lebih dari itu. Gojek bahkan menyediakan beberapa fitur pembayaran digital yang bisa digunakan terus menerus kedepannya. Selain itu, layanan satu ini juga menyediakan tempat untuk pembelian tiket bioskop secara online yang pasti sangat memudahkan para pencinta film

  1. Tingkat Keamanan Gojek

Usaha Gojek dalam memberikan tingkat keamanan kepada para pengguna patut untuk diapresiasi. Gojek menyediakan dua alat transaksi yang bisa digunakan oleh penggunanya, yakni tunai dan digital (Go-Pay). Gojek juga selalu mengusahakan agar informasi setiap mitra dan bahkan para pengguna aplikasi disimpan dalam database yang aman. Hal ini karena Gojek memiliki beberapa cara untuk membatasi akses informasi pribadi.

Beberapa cara tersebut diantaranya adalah membatasi akses ke dalam informasi setiap pengguna apabila bukan miliknya. Lalu, ada juga pihak atau sistem yang mengurus dan mengelola para driver agar tidak dapat mencegah akses tanpa adanya izin dari pihak yang bersangkutan. Selain itu, Gojek juga akan menghancurkan informasi dari setiap mitra yang tidak lagi digunakan.

Baca:  Daftar Call Center Grab yang Perlu Anda Ketahui

Jika ada pertanyaan Gojek termasuk pekerjaan apa? Maka bisa dipastikan jika Gojek merupakan salah satu jenis e-commerce yang bergerak dalam bidang Business to Customer. Fitur dan fasilitas e-commerce yang ditawarkan oleh transportasi online satu ini juga sudah sangat unggul dan berkembang pesat.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *